PERCENTAGE BAR: A MODEL FOR HELPING FIFTH GRADE STUDENTS UNDERSTAND PERCENTAGES

  1. Home
  2. Articles
Yenny Anggreini Sarumaha

PERCENTAGE BAR: A MODEL FOR HELPING FIFTH GRADE STUDENTS UNDERSTAND PERCENTAGES

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan teori instruksional lokal untuk mendukung pengembangan siswa pemahaman dasar tentang persentase. Penelitian desain dipilih sebagai sarana yang tepat untuk mencapai tujuan. Penelitian dilakukan di Pusri Sekolah Dasar Palembang, Kelas 5 yang melibatkan 42 siswa secara total dan satu guru kelas. Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) yang diadaptasi dari Realistic Mathematics Education (RME) sengaja dipilih sebagai pendekatan dalam proses belajar mengajar. Keakuratan ini mengungkapkan bahwa bar persentase yang disajikan sebagai model dalam pembelajaran membantu siswa untuk memahami persentase. Siswa menggunakannya sebagai alat untuk penalaran dan juga sebagai alat untuk menghitung. Itu juga membantu mereka untuk menyampaikan pemikiran mereka kepada orang lain. Untuk beberapa siswa yang biasanya menggunakan cara formal untuk menyelesaikan masalah persentase, temukan kotak persentase sebagai cara lain untuk membuktikan hasilnya.

Abstract

This present study is aimed to develop a local instructional theory to support students development of basic understanding of percentages. Design research was chosen as an appropriate mean to achieve the goal. The study was conducted in Pusri Primary School Palembang, Grade 5 involving 42 students in total and one classroom teacher. Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) which was adapted from Realistic Mathematics Education (RME) was deliberately chosen as an approach in the teaching and learning process. This stuidy revealed that a percentage bar which is served as a model in learning helped students to understand percentages. Students used it as a tool for reasoning and also as a tool for calculating. It also helped them to represent the percents stated and to communicate their thoughts to others. For some students who usually utilized the formal way to solve percentage problems, found the bar as another way to prove the result.